CERITA PENDEK - WEJANGAN
Wejangan Masih terhitung tengah malam saat mataku tak kuat untuk kupejam kembali, hawa dingin memperingatkanku untuk merapatkan kembali selimut tebal berwarna coklat dengan corak awan yang menjadi teman tidurku setiap malam. Tadi aku terbangun akibat tenggorokan yang meminta untuk diguyur beberapa gelas air, namun sehabis hajatku tertunai tetap saja aku masih seperti ini, melamun menatap langit-langit kamar dengan sebuah bisikan halus “ mau jadi apa kamu besok?”. Pertanyaan yang sangat menohok bagi sebagian orang termasuk aku yang notabene nya seorang pelajar di sekolah menengah atas dengan prestasi yang biasa-biasa saja. Harusnya mataku segera terpejam, karena besok akan diadakan ujian penilaian akhir tahun dan malam ini seharusnya menjadi malam untukku beristirahat. Namun anehnya aku seperti tersihir untuk terus membayang masa depan dengan aku sebagai subjeknya, fikiranku mendarat pada orang orang dengan motivasi entah apa, ...