?

  

Satu ramu, satu tuju

Janjikan setia tanpa tamu

Berlandas kata, terlena

Buka mata, tersiksa


Tak berandai pecah

Semakin dalam semakin merekah

Yang tadinya satu ramu

Yang tadinya satu tuju

Berujung pilu


Jika dulu tidak bertemu

Harap palsu mungkin tidak akan terjamu

Menuntut sebuah ragu untuk terus melaju

Akankah pantas jika kusebut gerutu?


Tiap lewat jalan itu, egoku merajuk

Membuntuti masa lalu yang dulunya merasuk

Membutakan rasa yang selama ini terjaga

Untuk terus melalang buana


Aku tetaplah aku

Dengan atapun tanpa kamu









Komentar

Postingan populer dari blog ini

CERITA PENDEK - WEJANGAN