PUISI - SANG MIMPI
Sang Mimpi
Badai menyambutku dengan hangat
Kilatan petir mengerjaiku dengan cepat
Tiba disini, seperti mengingat
Gubuk tua reotku, semakin angkuh terlihat
Menjulang tinggi membuatku mengerjap
Kulihat sekeliling
Terjuntai singgasana megah
Dengan tahta kosong, yang membuatku terbopong
Tombak yang terangkat
Sulur tumpul yang menjulur itu pertanda makmur
Kini ku tahu maksudmu
Merajamku dengan kenikmatan adalah sebuah kenistaan
Ya, jawabku
Dan saat itulah
Tidurku menjadi sebuah, babak baru
Komentar
Posting Komentar